Makanan Khas Suku Karo

Makanan khas merupakan salah satu identitas bagi tiap-tiap suku di Indonesia. Makanan khas tentunya menjadi salah satu incaran wisatawan saat berwisata ke suatu dareah. Yuk, intip makanan khas yang bisa kamu santap saat berkunjung ke Tanah Karo.

1. Cimpa

Cimpa merupakan kue khas orang karo yang identik dengan rasa manis dan sedikit pedas, dimana rasa pedas ini berasal dari lada yang di tambahkan dalam proses pembuatan cimpa. Cimpa biasa di sajikan saat Kerja Tahun, pesta ucapan syukurnya orang Karo, acara memasuki rumah baru, acara tujuh bulanan atau pesta adat lainnya. Ada beberapa jenis cimpa yang bisa di temui di Tanah Karo,yaitu:

– Cimpa Unung-unung

Cimpa Unung-unung
tabloidimaji.com

Cimpa unung-unung ini terbuat dari tepung ketan, dan di bagian tengah kue ini terdapat gula+kelapa yang memberikan rasa manis, dimana gula yang terdapat di bagian tengah kue ini sering disebut “inti” di dareah Karo. Daun yang digunakan untuk membungkus cimpa ini tidaklah sembarangan. Bulung Singkut atau Daun Singkut, adalah sejenis daun pandan yang digunakan untuk membungkus Cimpa. Daun ini akan memberikan aroma yang khas saat proses memasak cimpa.

– Cimpa Tuang

Cimpa Tuang
srikatana.blogspot.co.id

Tak kalah enak dengan cimpa unung-unung, cimpa tuang ini juga merupakan salah satu favorite di kalangan masyrakat Karo. Terbuat dari tepung beras, gula aren, santan, sedikit garam dan lada. Proses pembuatan Cimpa tuang ini mirip dengan cara membuat pancake.

2. Cipera

cipera
wisatamudik.com

Cipera adalah makanan khas karo yang kaya dengan citarasa. Tepung cipera sendiri terbuat dari tepung jagung, tapi berbeda dengan maizena. Texturnya sedikit lebih kasar dan warnanya lebih kuning kecokelatan. Masakan yang biasa di masak cipera adalah ayam kampung dan jamur. Cara memasaknya sederhana, ayam kampung di masak gulai dan terakhir ditambahkan sedikit tepung cipera, yang menyebabkan kuah ayam cipera menjadi kental. Masakan ayam cipera sangat enak jika di santap dengan sepiring nasi putih hangat.

3. Pagit-pagit

Pagit-pagit
CoklatKita

Makanan khas karo yang satu ini sangatlah unik, karena bahan utama makanan ini adalah isi perut (rumput yang separuh dicerna) rusa, kambing, sapi, atau kerbau sebelum mengalami proses pemamahbiakan selanjutnya.

Rumput yang digunakan adalah rumput yang akan dimamah untuk kedua kalinya oleh hewan tersebut. Rumput yang dijadikan bahan utama pembuatan pagit-pagit ini diambil langsung dari lambung sapi. Saat sapi telah disembelih, maka rumput yang terdapat pada lambung sapi tersebut dikeluarkan kemudian diolah. Tidak semua orang dapat mengolah bahan utama ini dengan baik, karena tidak jarang pengolahan yang tidak baik akan menyebabkan pagit-pagit berbau amis.

Rumput yang telah berbentuk ekstrak tersebut diambil dari lambung sapi diperas, dan direbus untuk menghasilkan kaldu. Kaldu ini diperoleh setelah 3-6 jam perebusan. Ada beberapa orang yang mencampurnya dengan susu kental manis untuk menghilangkan bau. Warna kaldu yang dihasilkan tidaklah seperti kaldu kebanyakan, melainkan berwarna hijau kecoklat-cokelatan. Warna ini berasal dari rumput yang telah dimamah oleh sapi. Setelah kaldu dihasilkan, maka bahan-bahan seperti kikil, daging sapi atau kerbau dimasukkan dan diolah bersama bumbu-bumbu khas lainnya, seperti serai, jahe, asam yang cukup banyak, rimbang dan daun-daunan, seperti daun singkong.

Memang terkesan aneh dan unik, tapi makanan ini menjadi suguhan yang paling diminati suku Karo, yang biasa dihidangkan di acara Kerja Tahun. Orang Karo percaya makanan ini sangat baik untuk kesehatan.

4. Babi Panggang Karo

babi panggang karo
katalogkuliner.com

Babi Panggang Karo atau yang sering disebut BPK merupakan menu handalan orang Karo. Tak heran, jika di seantro Tanah Karo, rumah makan BPK sangat menjamur. Hal ini juga dikarenakan penduduk Karo mayoritas Kristen.
Sepiring nasi putih, seporsi babi panggang, kuah sup, daun singkong cincang dan sambal andaliman yang pedasnya bikin lidah nggetar, pasti mantap sekali untuk di santap. Makanan khas karo ini sangat disukai semua kalangan, anak-anak sampai orang dewasa.

Lihat juga: Oleh Oleh Khas Medan Yang Wajib Dibawa Pulang

loading...
Hanna Meyti
Hanna Meyti
Penduduk

Menulis membantuku mengabadikan setiap kenangan.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.