Tanggapi Penahanan Ijazah di SMA Lampung Tengah, Ketua DPRD Lampung Pastikan Ijazah Diberikan

Wecome Jalan Terus di Situs Kami!

Bandar Lampung – Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay bereaksi terhadap beredarnya video pengakuan menjaga nilai siswanya di SMA Negeri 1 Lalornyunyai, Kabupaten Lampung Tengah yang viral di media dalam beberapa hari terakhir. Tanggapi Penahanan Ijazah di SMA Lampung Tengah, Ketua DPRD Lampung Pastikan Ijazah Diberikan

Pertamina Siapkan Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Sekolah Energi Berdikari

Mingrum Gumay mengatakan, informasi tersebut diketahui karena kelompok media menegaskan akan memberikan jawaban terkait hal tersebut.

Ya konfirmasi profesional, saya langsung suruh diproses cepat dan dipastikan sertifikat sudah diterima yang bersangkutan, kata Mingrum Gumay pekan lalu.

Mingrum Gumay mengatakan, saat berbincang dengan kepala sekolah, para ahli menyimpulkan bahwa ijazah tersebut diberikan kepada yang bersangkutan.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​dan yang melibatkan beberapa kelompok.

“Semua baik-baik saja, hanya larangan komunikasi saja. Kalau ada siswa di lampung saya imbau bicara ke pihak sekolah, semua bisa diselesaikan melalui prosedur yang ada, kalau belum biar diselesaikan mohon penjelasannya.Mingrum berlanjut.

Febriani diketahui merupakan gadis berusia 18 tahun asal Desa Gunung Agung, Kecamatan Lalornyunyai, Lampung Tengah. Sejak tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), ia harus bekerja keras sebagai pemetik singkong untuk dapat membayar ijazahnya, ia masih bersekolah karena tertinggal dalam membayar biaya sekolah sebesar 6,7 juta rupiah.

Setelah lulus SMA, Febriani tak sempat menikmati masa mudanya karena berjuang secara finansial untuk menghidupi kedua adiknya dan ayahnya yang menderita kanker kelenjar getah bening. Tanggapi Penahanan Ijazah di SMA Lampung Tengah, Ketua DPRD Lampung Pastikan Ijazah Diberikan

Laporan: Puji Lampung Baca artikel edukasi menarik di link ini. Grup Garuda mengincar kursi di DPRD Ogan Ilir. Sekretaris Jenderal Garuda Group menyampaikan, sumber daya manusia harus diperkuat untuk mencapai “Indonesia Masa Depan”. Jalan Terus 10 Februari 2024